PENERAPAN LEAN THINKING DAN KAIZEN UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI DAN KARAKTER SISWA KURSUS MUSIK
Keywords:
Lean Thinking, Kaizen, Efisiensi Belajar, Pendidikan Musik, Growth MindsetAbstract
Pembelajaran musik seringkali menghadapi tantangan inefisiensi, seperti hilangnya fokus, kebiasaan menunda (waiting), dan kesalahan berulang (defect) yang menghambat kemajuan siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi siswa musik agar belajar lebih efisien dan konsisten melalui penerapan kerangka berpikir Lean Thinking dan Kaizen. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep nilai (value) dan pemborosan (waste), sesi interaktif "Kaizen Battle" untuk identifikasi hambatan belajar, serta demonstrasi praktik menggunakan Lean Tools seperti Checklist Harian, Timer Focus, dan Feedback Loop. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa berhasil mengidentifikasi pemborosan utama, yakni waiting dan overproduction, serta mampu menerapkan prinsip perbaikan berkelanjutan (PDCA) dalam latihan instrumen mereka. Secara keseluruhan, model pendampingan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi teknis latihan, tetapi juga menumbuhkan karakter disiplin dan growth mindset pada siswa
